Obama: Kotak-Katik “Gathuk”

Nama Barack Obama, calon presiden AS dari Partai Demokrat yang masih harus memastikan kemenangan terakhir atas Hillary Clinton itu, bisa jadi jualan tersendiri bagi sebuah wilayah di Jepang yang bernama sama. Wilayah itu adalah Kota Obama (”o” yang berarti kecil dan “hama” yang berarti pantai), sebuah kota dengan penduduk sekitar 30 ribu di bagian selatan Prefektur Fukui (Jepang barat). Seperti kota2 kecil Jepang pada umumnya, Kota Obama pun menghadapi lesunya ekonomi dan masalah kependudukan yang serius. Naiknya Barack Obama yang namanya persisi sama dengan nama kota mereka, mengilhami mereka untuk memanfaatkan momentum ini sebagai “obat kuat” untuk menyuntik semangat bagi keseharian di kota mereka. Intinya, nama Obama telah mampu menjadi iklan sempurna bagi keberadaan kota mereka.

Seperti yang ditulis di the Japan Times, tengah Februari 2008 lalu: “The reasons for the support have less to do with international politics and more to do with local tourism. “If Barack Obama becomes president, the name Obama will become world famous, and our city will be known around the world,” said Fujiwara (a local hotel manager), explaining the purpose of the group’s founding. Obama is a port town with a 1,300-year history, and was once a center of trade between ancient Nara and China and the Korean Peninsula. Today, it’s known locally for its seafood and nationally for the large concentration of nuclear plants the nearby Wakasa Bay region. It is also the home of Yasushi Chimura and his wife Fukie, two of the five Japanese who returned to Japan in 2002, a quarter-century after they were abducted to North Korea”.

Tampil dan menangnya Pak Obama tentu akan punya pengaruh yang kuat terhadap “eksistensi Kota Obama” juga, minimal selama 4 tahun kepresidenannya, misalnya, maka secara resmi Pemerintah Kota Obama pun memberikan dukungan resmi atas kampanye yang tengah dilakukan Pak Obama saat ini Di kalangan “grass root” pun mereka telah berinisiatif untuk memanfaatkan dukungan maupun kepopuleran Mr. Obama dengan menciptakan produk2 makanan Kota Obama yang spesifik dengan personalitas Barrack Obama. Obama Fever (Obama fiibaa) lah. Agak tak masuk akal, tapi semuanya bisa dibuat riil di Yapun. Misalnya saja bertepatan dengan hari pungutan di negara2 bagian di Amerika sana yang tak ada hubungannya sama sekali dengan nasib mereka langsung, kesempatan ini pun digunakan untuk berkumpul warga Kota Obama, bersorak-sorak memberikan dukungan hingga mirip festival. Eh, jangan2 nanti didirikan pula Kuil Obama, atau Pak Obama dijadikan dewa di sana :-D.

Minimal dalam jangka dekat, hasilnya, Pemerintah Kota Obama atas nama penduduknya, menerima surat ucapan terima kasih dari Pak Obama. Seperti dilaporkan oleh Koran Asahi: “The letter from Obama (the senator), dated Feb. 21, was delivered to the mayor Monday. After expressing his appreciation “for your support and encouragement” and “thoughtful gifts,” the letter called for continued friendship and efforts for a better world. “We share more than a common name; we share a common planet and common responsibilities,” wrote Obama, who is known for his eloquent speeches. “I look forward to a future marked by the continued friendship of our two great nations and a shared commitment to a better, freer world.”The letter ended with the words “Anata no yujin” (Your friend) and a signature in blue ink, which city officials believe is Obama’s own handwriting”. Gayung bersambut dan kotak katik pun memang menjadi “gathuk”.

2 Tanggapan ke “Obama: Kotak-Katik “Gathuk””

  1. ardi Berkata:

    menarik ulasannya :-).
    jepang ini memang ada2 saja ya. tapi saya suka dgn hal2 begini. kreatifitas masyarakat untuk kemajuan daerahnya. btw, kalo kata teman di Bogor “jepang ini pinter sekali jualan”. jualan dan promosi memang mungkin salah satu karakter untuk maju kali ya :D.

    Jawab:
    Pak Ardy, trima kasih. He..he..saya kan tak menganlisis, hanya mencoba mengingat “ubiquitous facts” di Jepang ini. Memang menarik ya, siapa tau bisa diterapkan di Indonesia setelah pulang nanti :-). Gambarimashou.

  2. s Berkata:

    Menurut gue, Obama kurang tegas soal masalah Israel dan Palestina. Emang sih, Israel sangat menekan Amerika agar menutup mata soal Human-Rights Violations di sana, namun Obama kan berjanji akan membawa Change? Harusnya dia nggak takut mengenai konsekuensi mencoba mengubah dunia, dong!
    Gue waktu itu sempet liat ada political fashion company, namanya shirTalks, yang dengan kerennya menyindir masalah ini. Ada desainnya, Obama tampangnya bego dan bingung banget. Konyol, tapi bermakna! Ada di blog gue:

    http://shirtalks.wordpress.com/2009/02/20/amerika-pilih-obama-tapi-siapa-yang-akan-obama-pilih/

Tinggalkan Balasan